Cerita Dana

Karena hidup adalah tentang bercerita

Ketika Emas Menjadi Alat Tukar Global

with 2 comments

Dari dulu memang sudah ada keinginan dari beberapa orang untuk mengganti alat tukar perdagangan menjadi emas. Hal ini disebabkan mereka merasa bahwa emas lebih stabil dan adil nilainya dibandingkan dengan sistem uang yang digunakan selama ini. Yah, memang emas lebih stabil nilainya dengan uang kertas sekarang. Ini jika emas dibandingkan dengan uang kertas loh ya.

Tapi dalam kenyataannya emas itu tidak se-stabil yang dibayangkan. Emas itu ada kecendrungan nilainya naik dari tahun ke tahun jika dibandingkan dengan harga barang lainnya. Hal ini dikarenakan emas tidak luput dari hukum ekonomi dasar yakni nilai sesuatu benda ekonomi tergantung pada penawaran dan permintaan. Dan emas itu termasuk kedalam jenis barang yang tidak terbarukan.

Dan bahkan saat ini, jumlah emas itu sudah tidak dapat mengikuti permintaan yang ada. Makanya nilai real emas saat ini cenderung akan terus meningkat jika dibanding barang lain yang rasio permintaan dan penawarannya tidak sekecil emas. Sekarang saja, saat emas tidak sebagai alat tukar yang dipakai secara luas, sudah banyak pengamat ekonomi terkemuka yang memprediksi bahwa nilai emas akan meningkat berlipat dalam beberapa tahun ke depan.

Maka jika pada akhirnya emas menjadi alat tukar utama yang dipakai di seluruh dunia nilai emas akan sangat melonjak melebihi prediksi para ekonom itu. Nilai emas akan sangat melonjak dikarenakan akan semakin sulit untuk memperoleh emas (karena permintaan yang melonjak tajam). Jikapun berhasil memperoleh emas dari yang memiliki, maka itu harus ditebus dengan harga yang sangat mahal. Dan pada gilirannya perekonomian dunia akan dikuasai oleh segelintir orang atau negara yang memiliki emas ini. Prediksiku bahwa pada akhirnya ekonomi hanya akan dikuasai oleh negara yang memilki tambang emas.

Dari penjelasan diatas akan sangat sulit menjaga harga barang lain agar stabil terhadap emas. Mari kita ambil contoh unta yang kata sebagian orang harganya tetap dari dulu sampai sekarang. Nilai unta akan turun terhadap emas dikarenakan nilai real emas meningkat akibat kelangkaannya. Nilai unta akan bisa stabil terhadap emas jika untapun menjadi sama dibutuhkannya dan sama langkanya dengan emas. Jelas sistem inipun akhirnya menjadi tidak adil terhadap orang atau negara yang tidak mempunyai sumber emas sendiri.

Nah, mungkin sebelum berusaha mengganti sistem uang sekarang dengan menggunakan emas, ada baiknya dihitung dulu ketersediaan emas dan diprediksi banyaknya kebutuhan akan emas tersebut sebagai alat tukar seluruh dunia. Dari situ maka akan didapatkan gambaran apa mungkin menggunakan emas sebagai alat tukar global. Tentu kepala harus tetap dingin dalam menghitung untung rugi penggantian sistem tukar ini, jangan terbutakan oleh (seolah-olah) kestabilan nilai emas dan romantisme masa lalu.

Oh iya, semua tulisan saya ini saya batasi hanya sampai saat ekonomi dikuasai yang memiliki emas. Sedangkan kekacauan ekonomi yang kemungkinan akan terjadi setelahnya, tidak saya tuliskan karena gambaran kekacauannya masih samar-samar dalam bayangan saya. Tap setidaknya tulisan saya telah menggambarkan bagaimana pada akhirnya sistem alat tukar emas ini bukanlah suatu sistem yang benar-benar stabil dan adil.

Akhir kata, bahwa semua logika sederhana yang dipakai disini bisa salah, tapi tentu saja bisa benar. Saya sangat terbuka akan koreksi dari teman-teman.

Written by dana

Juni 2, 2009 pada 3:12 pm

Ditulis dalam Opini

Ditandai dengan , , , ,

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. artikel yang bagus…tulis lebih banyak ya…

    chan

    Juni 8, 2009 at 10:00 pm


Tinggalkan Balasan