Cerita Dana

Karena hidup adalah tentang bercerita

1998, Reformasi, dan Wiranto

with 4 comments

Dari hasil wawancara sebuah televisi nasional terhadap Wiranto, ada satu hal yang menjadi pengetahuan baru bagi saya. Hal tersebut berkaitan dengan situasi menjelang mundurnya Soeharto pada 1998. Dalam wawancara tersebut dikatakan bahwa Wiranto telah menerima mandate dari Soeharto untuk mengambil alih pemerintahan (mandat ini sepertinya sesakti Supersemar yang misterius itu).

Untung saja Wiranto tidak memanfaatkannya untuk benar-benar mengambil alih pemerintahan, melainkan digunakan untuk mengantar transisi pemerintahan secara konstitusional. Akhirnya saat itu Habibie lah yang naik menjadi Presiden, hal ini sesuai undang-undang bahwa jika Presiden berhalangan maka Wapreslah yang menggantikan.

Dengan pergantian kepemimpinan puncak Indonesia yang mulus tersebut maka reformasi dapat berjalan sampai saat ini tanpa perlu menambah korban yang lebih banyak. Tidak terbayangkan bagaimana tindakan yang akan diambil Wiranto (ABRI) jika dia mengambil alih kekuasaan secara paksa dengan memanfaatkan mandat dari Soeharto. Bisa cerita pembantaian yang mengiringi pembersihan anasir komunis dulu, bisa terulang lagi. Hanya saja dengan korban yang berbeda.

Benar, saya sangat bersyukur akan hal tersebut. Walau banyak orang yang mengatakan reformasi ternyata tidak menghasilkan apa-apa. Tapi bagiku reformasi menghasilkan satu hal yang disebut kebebasan berpendapat, yang dulu merupakan barang yang sangat mewah. Betapa kita tahu orang sebaik Hoegeng (sang polisi bersih) harus menderita karena ikut dalam Petisi 50. Dan juga begitu banyak orang yang dihilangkan baik secara literal atau yang dihilangkan secara perdata.

Maka, sebaiknya orang-orang yang mengatakan reformasi itu gagal, mengingat terlebih dahulu tentang orang-orang yang dulu harus menderita hanya karena menyuarakan pendapat yang berseberangan dengan pemerintah berkuasa. Itu saja, tidak perlu sampai mengikuti saya untuk memiliki rasa berterimakasih pada Wiranto yang telah mengambil tindakan yang paling tepat mengenai mandat tersebut. Dan reformasi memang belum selesai.

Written by dana

Mei 25, 2009 pada 7:44 am

Ditulis dalam Opini

Ditandai dengan , , , ,

4 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. jadi, pilpres nanti pilihan mu sudah jelas Dan? :mrgreen:

    Chic

    Mei 25, 2009 at 9:26 am

  2. anu…tapi saya skrg malah terancam tentang kebebasan nulis di blog :mrgreen:


Tinggalkan Balasan