Cerita Dana

Karena hidup adalah tentang bercerita

Archive for Agustus 21st, 2008

Kenangan

with 8 comments

 

Sudah sepuluh menit Lanang berdiri di depan kuburan itu. Kuburan yang tanahnya masih merah. Dengan nisan hitam yang menghias dalam diam. Lanang tidak peduli akan sekitar yang tampak seperti murka. Ketika angin menderu menerbangkan topinya, ketika tubuhnya basah kuyup tidak sanggup melarikan diri dari hujan yang begitu lebat. Petir menyambar-nyambar seperti dekat diatas kepala. Lanang benar-benar tidak peduli akan semuanya. Lanang tampak tenggelam dalam dunianya sendiri. Dunia yang terpisah dari kenyataan. Dunia yang entah dimana. Terasa ada aroma kelam.

mengenanglah…

Written by dana

Agustus 21, 2008 at 8:25 pm

Ditulis dalam Cerpen

Ditandai dengan , , ,