Cerita Dana

Karena hidup adalah tentang bercerita

Kemerdekaan

with 16 comments

Rasanya dalam tulisan 17-08-2008, saya menjadi manusia tidak bersyukur. Maka setelah merenung dalam suasana kemerdekaan. Saat ini, saya ingin mengucapkan terimakasih pada para semua pahlawan yang telah memerdekakan negeri tercinta ini. Sebab tanpa itu , bahkan merasa tidak merdekapun saya tidak akan bisa.

Written by dana

Agustus 19, 2008 pada 7:21 am

Ditulis dalam Keseharian

Ditandai dengan , , , ,

16 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. apa kita sudah benar -benar merdeka ya ? :?
    apa kabar mas dana? lama ga jumpa ya ^_^

    eMina

    Agustus 19, 2008 at 7:27 am

  2. jadi inget lagunya Syukur…di upacar senin pagi waktu sekolahan

    fahrizalmochrin

    Agustus 19, 2008 at 8:16 am

  3. ya karena jasa pahlawan itulah kita bisa ngeblog seperti ini :)

    hanggadamai

    Agustus 19, 2008 at 9:52 am

  4. …amen.

    Goenawan Lee

    Agustus 19, 2008 at 11:24 am

  5. Ikutan doa Mas Dana

    Ersis Warmansyah Abbas

    Agustus 19, 2008 at 10:27 pm

  6. nah ini baru bener :mrgreen:

    nindityo

    Agustus 20, 2008 at 6:35 pm

  7. @eMina

    Minimal kan dah merdeka untuk mempertanyakan apa benar merdeka. :D

    Iya, nih dah lama tak bersua.

    @fahrizalmochrin

    Ah, iya, lagu itu masih menggetarkan.

    @hanggadamai

    Bener juga.

    @Goenawan Lee

    Amin.

    @Ersis Warmansyah Abbas

    Semoga terkabul pak.

    @nindityo

    Betul betul salah maksudnya? :P

    dana

    Agustus 20, 2008 at 10:09 pm

  8. keren. namun yang menjadi masalah adalah, apa wujud real bentuk terimakasih itu?
    :)

    kw

    Agustus 21, 2008 at 8:36 am

  9. Ah, tidak usah ditanyakan wujud sebab berterimakasih itu saja sudah wujud.

    dana

    Agustus 21, 2008 at 8:37 pm

  10. Merdeka… Selamat pagi pahlawan!

    qizinklaziva

    Agustus 22, 2008 at 8:43 am

  11. wah kerem bangat…..
    asik dong….

    mia

    Agustus 22, 2008 at 10:24 pm

  12. @qizinklaziva

    Merdeka

    @mia

    apanya?

    dana

    Agustus 23, 2008 at 10:06 pm

  13. salam merdeka Kang
    merdekakan diri dari belenggu persepsi :D

    tomy

    Agustus 26, 2008 at 11:06 am

  14. Termasuk pahlawan-pahlawan yang bahkan ndak mencicipi kemerdekaan itu sendiri karena mereka gugur memperjuangkannya. Seperti lilin yang menerangi sekelilingnya tanpa pandang bulu meski dia sendiri habis terbakar.

    Btw, sekarang saya punya marga lho om, jadi orang Karo :mrgreen:

    sigid

    Agustus 26, 2008 at 1:59 pm

  15. @tomy

    Semoga.

    @sigid

    Perempuan karo mana pula yang silap mau kawin sama kau? :lol:
    Mejuah-juah . :mrgreen:

    dana

    Agustus 26, 2008 at 7:14 pm

  16. Mejuah-juah, mujur …
    Pastilah perempuan karo yang pintar bang :lol:

    sigid

    September 9, 2008 at 9:02 am


Tinggalkan Balasan