Kaya
Kaya itu adalah masalah keinginan di hati. Sebab ketika kamu merasa semua keinginan telah terpenuhi maka berarti sudah kayalah kamu. Masalahnya keinginan manusia itu adalah jurang tanpa dasar. Tiada batas.
Karena hidup adalah tentang bercerita
Kaya itu adalah masalah keinginan di hati. Sebab ketika kamu merasa semua keinginan telah terpenuhi maka berarti sudah kayalah kamu. Masalahnya keinginan manusia itu adalah jurang tanpa dasar. Tiada batas.
Written by dana
Agustus 10, 2008 pada 12:54 am
Subscribe to comments with RSS.
Blog pada WordPress.com. — Journalist theme by Lucian E. Marin
jiwa gelisah.. selalu ada yang dicari
diri sendiri.. selalu ada yang ditinggalkan
tomyarjunanto
Agustus 10, 2008 at 7:17 pm
kata Yesus, orang kaya mustahil masuk surga. Kata pepatah Arab, dinisbahkan ke Muhammad, orang kaya ada di neraka dan orang miskin di surga. Sebenarnya bahaya jadi orang kaya. Definisi Mas Dana di atas mengerikan juga. Kaya dan keinginan yang tanpa batas.
gentole
Agustus 10, 2008 at 9:39 pm
kalau mau menurutkan keinginan, gak akan ada batas….
itikkecil
Agustus 11, 2008 at 12:49 pm
labih bagus kaya di akhirat ketimbang kaya di bumi..
*bijakkan kata gw ??
Okta Sihotang
Agustus 11, 2008 at 1:32 pm
@ tomyarjunanto
Selalu.
@gentole
Semenyeramkan itu rupanya.
@itikkecil
Nah, itu dia…
@Okta Sihotang
Bijak sih, Tapi lebih bijak kaya di bumi kaya juga di akhirat.
dana
Agustus 11, 2008 at 8:52 pm
ada lagi pendapat, “Kaya itu bila tangan di atas. Miskin itu bila selalu menengadahkan tangan.” tapi gak tau pendapat siapa.
sitijenang
Agustus 11, 2008 at 9:29 pm
saya pengen kaya… saya pengen semua keinginan saya kesampean… tapi hany satu yang maha kaya… sedang saya ini hanya makhluk yang miskin…
NdaruAlqaz
Agustus 11, 2008 at 10:27 pm
@sitijenang
Bisa juga.
@NdaruAlqaz
Betul sekali.
dana
Agustus 12, 2008 at 7:17 am
selalu bersyukur aja atas apa yg dimiliki, maka kamu akan selalu merasa kaya
linda
Agustus 12, 2008 at 8:36 am
Manusia memang mahluk yang tidak pernah terpuaskan … hingga ajal menjemput katanya.
Rindu
Agustus 12, 2008 at 11:37 am
@linda
Ah, mungkin memang bersyukur kuncinya.
@Rindu
iya, hanya dibatasi kematian.
dana
Agustus 12, 2008 at 7:23 pm
bener juga, mas dana. kaya itu relatif. mereka yang biasa bersikap hedonis, bisa jadi mereka tak akan pernah merasa kaya….
sawali tuhusetya
Agustus 13, 2008 at 8:57 am
Manusia selalu mempunyai keinginan….
Tapi perasaan kaya sangat relatif….
Saya lebih suka merasa kaya di hati…lebih menenteramkan, dibanding kaya harta (tapi kaya harta dan tentram di hati sih mau juga)
edratna
Agustus 14, 2008 at 7:19 am
@ sawali tuhusetya
Iya pak, tergantung kitanya.
@edratna
iya, bu lebih menentramkan.
dana
Agustus 14, 2008 at 7:42 pm