Cerita Dana

Karena hidup adalah tentang bercerita

Archive for Agustus 2008

Identitas

with 12 comments

Aku seorang penulis dan selalu begitu. Menjadi penulis adalah bagian integral dari identitasku. Menjadi tersiar, menjadi dihargai, adalah komponen dari identitas itu. 

Brian Aldiss, Penulis Inggris

 

Suatu identitas seharusnya terbentuk secara tidak langsung dengan seseorang menghadapi pengalaman dan menggunakannya.

 James Baldwin, Ahli pendidikan Amerika (1841 – 1925)

 

Aku tumbuh berkembang dengan seni dari keluguan usia 10 tahun – dengan seni, tapi tanpa rasa pada identitas.

 Jhon Lone, Aktor Hollywood

 

Setiap orang harus merumuskan identitasnya di depan ibunya. Kalau tidak, dia akan menggelendoti ibunya terus dan hilanglah identitas itu.

Camille Paglia, Aktris Hollywood

 

Kekerasaan geng di Amerika bukan masalah yang tiba-tiba. Hal itu telah menjadi bagian dari kehidupan kaum urban bertahun-tahun; menawarkan defenisi dan identitas yang agresif kepada mereka yang mencari tempat di tengah kekacauan metropolitan.

 Dave Reichert, Politikus Amerika

 

Amerika tak punya identitas, tapi mereka punya gigi yang putih.

 Jean Baudrillard, Filsuf Prancis (1929-2007)

 

 

Sumber, Koran Tempo, Minggu, 20 Juli 2008

Written by dana

Agustus 30, 2008 at 7:39 pm

Ditulis dalam Keseharian

Ditandai dengan , , ,

Harmoni Jiwa

with 9 comments

 

Suara malaikatmu melantunkan lagu jiwa, iringi suara gitarku membelah kebekuan. Melodi kita menyapa orang-orang yang terlelap dibuai kehidupan. Robot-robot menari berusaha memanusiakan diri. Senyummu di balas senyumku, sementara denting piano tampaknya tidak tahan untuk tidak ikut serta. Damai ini terus mendendangkan lagu kita, ketika cinta menyapa.

mengharmoni …

Written by dana

Agustus 28, 2008 at 9:05 pm

Ditulis dalam Puisi

Ditandai dengan , , , ,

Cinta Itu

with 17 comments

Dari sekian lama hidup dunia yang aku alami. Semakin lama cinta itu menjadi sangat mewah. Kemewahan yang kadang tidak bisa digapai tanpa harga yang sangat mahal. Jika ada yang agak murah, maka ternyata itu hanyalah slogan cinta. Jangan-jangan memang dunia sedang menuju ke arah tanpa cinta.

Written by dana

Agustus 26, 2008 at 7:06 pm

Ditulis dalam Keseharian

Ditandai dengan , ,

Cerita Pantai

with 15 comments

 

Udara itu serasa asin melekat
Memeluk diri yang terpana
Tatapan jauh ke cakrawala
Tarian ombak menemani tanpa canggung
Di atas pasir basah dua manusia
Sedang bermain dalam rindu
Lupa waktu yang tak menyentuh
Damai itulah yang ada
Wajah-wajah puas tampak tertidur
Dalam pelukan sang bidadari
Yang basah dan asin, murni
Hangatnya tidak dingin seperti air
Dinginnya tidak panas seperti api

nikmati pantai itu

Written by dana

Agustus 24, 2008 at 4:07 pm

Ditulis dalam Puisi

Ditandai dengan , , ,

Kenangan

with 8 comments

 

Sudah sepuluh menit Lanang berdiri di depan kuburan itu. Kuburan yang tanahnya masih merah. Dengan nisan hitam yang menghias dalam diam. Lanang tidak peduli akan sekitar yang tampak seperti murka. Ketika angin menderu menerbangkan topinya, ketika tubuhnya basah kuyup tidak sanggup melarikan diri dari hujan yang begitu lebat. Petir menyambar-nyambar seperti dekat diatas kepala. Lanang benar-benar tidak peduli akan semuanya. Lanang tampak tenggelam dalam dunianya sendiri. Dunia yang terpisah dari kenyataan. Dunia yang entah dimana. Terasa ada aroma kelam.

mengenanglah…

Written by dana

Agustus 21, 2008 at 8:25 pm

Ditulis dalam Cerpen

Ditandai dengan , , ,

Kemerdekaan

with 16 comments

Rasanya dalam tulisan 17-08-2008, saya menjadi manusia tidak bersyukur. Maka setelah merenung dalam suasana kemerdekaan. Saat ini, saya ingin mengucapkan terimakasih pada para semua pahlawan yang telah memerdekakan negeri tercinta ini. Sebab tanpa itu , bahkan merasa tidak merdekapun saya tidak akan bisa.

Written by dana

Agustus 19, 2008 at 7:21 am

Ditulis dalam Keseharian

Ditandai dengan , , , ,

17 Agustus 2008

with 18 comments

 

Tidak usah kau usik aku. Biarlah kunikmati hari ini dengan merdeka. Bermain futsal di pojok kota. Berlari dalam goni di gang yang sempit. Memasukkan pinsil ke botol yang sempit di halaman sekolah. Menonton manisnya para mayoret di sebuah lapangan kota kecil. Beradu otot menarik tambang di pojok kantor. Berjelaga menggapai hadiah di ujung pinang. Ikut bernyanyi Indonesia Raya penuh semangat.

merdekakah?

Written by dana

Agustus 17, 2008 at 12:01 am

Ditulis dalam Puisi

Ditandai dengan , , , , ,

Evolusi

with 7 comments

 

Di mana ada umur, ada evolusi. Di mana ada kehidupan, ada pertumbuhan.

Anjelica Huston, Aktris Hollywood

 

Tujuan utama hidup religius adalah untuk membuat gerak evolusi ini dalam suatu arah yang jauh lebih penting menyangkut takdir setiap pribadi daripada kesehatan moral dari “pabrik” sosial yang membentuk lingkungannya kini.

Muhammad Iqbal, Cendikiawan muslim Pakistan

 

Aku masih anak orang tuaku, aku masih seperti dulu, hanya aku membuat pilihan. Aku berkembang menjadi kareem Abdull-Jabbar. Menurutku, itulah kerja evolusi

Kareeem Abdul-Jabbar, Pebasket Amerika

 

Jika evolusi berfungsi, bagaimana bisa para ibu hanya punya dua tangan?

Milton Berle, Komedian Amerika

 

Menurutku, yang membuat hidup menarik adalah evolusi menua, dan yang lebih menarik lagi, keseluruhan prosesnya.

Alexis Bledel, Aktris Amerika

 

Tak ada jalan pintas dalam evolusi

Louis D. Brandeis, Hakim Amerika

 

 

Sumber, Koran Tempo Minggu (entah tanggal berapa)

Written by dana

Agustus 14, 2008 at 9:12 pm

Ditulis dalam Keseharian

Ditandai dengan , , ,

Senja

with 16 comments

 

Senja itu memerah
Menghantar mentari ke peraduan
Kunikmati dalam perjalanaan
Meniti langkah demi langkah
Dalam kehampaan kadang berharap
Antara dua dunia ada terpisah, pintu
Menghantar aku berkunjung
Menyapa engkau yang ada dihati
Mencumbu tanpa lelah
Hayalku semakin melambung
Tanpa batas

menyenja …

Written by dana

Agustus 12, 2008 at 7:12 am

Ditulis dalam Puisi

Ditandai dengan , ,

Kaya

with 14 comments

Kaya itu adalah masalah keinginan di hati. Sebab ketika kamu merasa semua keinginan telah terpenuhi maka berarti sudah kayalah kamu. Masalahnya keinginan manusia itu adalah jurang tanpa dasar. Tiada batas.

Written by dana

Agustus 10, 2008 at 12:54 am

Ditulis dalam Keseharian

Ditandai dengan , , , ,