Cerita Dana

Karena hidup adalah tentang bercerita

Fundamentalisme dan Globalisasi

with 6 comments

Sejumlah orang tampaknya berpindah dari satu fundamentalisme ke fundamentalisme yang lain, dari semacam fundamentalisme sekuler ke fundamentalisme religius, atau sebaliknya, yang sangat tak membantu.

Petter L. Berger. Sosiolog Austria

 

Globalisasi telah mengubah kita menjadi sebuah perusahaan yang memburu dunia, tak hanya untuk menjual atau menabung, tapi juga untuk mendapat modal intelektual-orang paling berbakat di dunia dan gagasan-gagasan besar.

Jack Welch, Industrialis Amerika

 

Aku memikirkan gagasan tentang cinta yang sempurna sebagai sesuatu yang tanpa takut, dan apa artinya itu bagi kita dalam sebuah dunia yang semakin xenophobia, teraniaya oleh fundamentalisme dan nasionalisme.

Bell Hooks, Kritikus Amerika Serikat

 

Jika kamu buta aksara total dan hidup hanya dengan satu dolar setiap hari, manfaat globalisasi tak akan menyentuhmu.

Jimmy Carter, Mantan Presiden Amerika

 

Dalam banyak contoh, mars untuk globalisasi berarti juga marginalisasi wanita dan gadis. Dan itu harus berubah.

Hillary Clinton, Politikus Amerika


Ketamakan dan globalisasi bukan kesalahan amerika saja.

Ario Guthrie, Musisi Amerika

 

Sumber, Koran Tempo, Minggu, 13 Juli 2008

Written by dana

Juli 31, 2008 pada 6:42 am

Ditulis dalam Keseharian

Ditandai dengan , , ,

6 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Apakah kepala kita cukup besar untuk menelaah itu semua?
    Aku pilih satu saja….

    Ketamakan dan globalisasi bukan kesalahan amerika saja.
    Ario Guthrie, Musisi Amerika

    Comment : Emang…….

    godam

    Juli 31, 2008 at 10:25 pm

  2. Globalisasi membuat kita merasa tak cukup waktu, tak cukup pengetahuan…sehingga terus berlomba-lomba untuk mendapatkan segalanya. Di satu sisi bersifat positif, namun kalau tidak hati-hati akan meningkatkan individualistis dan materialistis….

    edratna

    Agustus 1, 2008 at 8:29 pm

  3. idiom2nya mantab banget, mas dana. hal ini bisa menjadi sumber inspirasi, khususnya bagi para pemikir *halah* yang ingin mendalami lebih jauh tentang hakikat fundamentalisme dan globalisasi dalam kehidupan umat manusia.

    Sawali Tuhusetya

    Agustus 1, 2008 at 11:21 pm

  4. setelah saya baca buku2 Stiglitz, terutama “making Globalization Work” kayaknya globalisasi ga sesadis itu. Kita hanya perlu mengaturnya lebih adil supaya persaingan dalam globalisasi berada dalam “level playing field” yang sama.

    fajrin

    Agustus 2, 2008 at 4:40 pm

  5. kenapa ada globalisasi dan kapitalisme yang menjerat kita,hanya ada satu jawaban KARENA KITA MAU.bukankah kita berhak untuk berkata TIDAK,setiap manusia berhak untuk menyatakan pendapatnya sendiri walaupun hanya sebatas dalam hati dan pikiran saja

    sudhew

    Agustus 3, 2008 at 4:37 pm

  6. Bahkan liberal pun juga merupakan wujud lain Fundamentalisme

    lovepassword

    Agustus 9, 2008 at 3:39 am


Tinggalkan Balasan