Archive for Juni 2008
Teruntuk Adik Adik Mahasiswa
Teruntuk adik mahasiswa (njrit! Ternyata gue dah tua jugak) ,
Begini. Saya sebagai bagian dari rakyat yang katanya sedang kalian perjuangkan itu merasa berhak untuk angkat suara juga. Menyuarakan apa yang saya rasakan dari pengalaman akan aksi-aksi jalanan kalian. Terus terang tulisan ini setelah saya sendiri mengalami bagaimana tidak enaknya terjebak dalam sisi kelam aksi kalian. Betapa tidak dengan mata kepala sendiri saya lihat mobil yang terbakar itu. Walau cuma satu mobil sih, tapi takutnya jika tidak dikritisi berikutnya semakin banyak yang terbakar.
Bacaan 25062008
Kali ini bacaan saya jatuhkan pada 3 buku. Berdasarkan dari pengalaman akan bacaan sebelumnya. Dimana ternyata saya hanya menikmati satu buku dari empat buku, dan ternyata buku yang saya nikmati tersebut adalah buku karya pengarang Indonesia. Hal tersebut mungkin disebabkan karena saya lebih dapat menjiwai cerita yang bernuansa ke Indonesi an. Maka kali ini saya putuskan untuk memilih tiga buku sebagai bahan bacaan selanjutnya, yang kesemuanya adalah karya pengarang Indonesia.
- [K-O-M-A] , FX Rudi Gunawan
- Run Or Die, Relon Star
- Orang-Orang Blanti, Wisran Hadi
Ketiga buku tersebut cukup tipis. Sehingga rasanya bakal cepat diselesaikan. Semoga kali ini , ketiganya dapat memberi kenikmatan saat dibaca.
Indonesia Ternyata Hebat Kok
Diantara gegap gempita EURO 2008, ternyata ada secercah kebanggaan yang menelusup terhadap Indonesia. Pada sebuah turnamen yang tampaknya memang tidak sekelas EURO 2008 yang bisa menyedot begitu banyak perhatian orang seluruh dunia. Saya pun menonton turnamen ini sebenarnya mengisi waktu untuk menunggu partai Belanda VS Russia.
Turnamen ini dengan tajuk yang cukup mentereng. Yakni Indonesia Super Series 2008 yang mempertemukan para pebulutangkis kelas dunia. Dan tuan rumahnya adalah Indonesia. Tadi malam, ketika menonton di trans 7, saya benar-benar bangga. Ketika melihat bagaimana perjuangan Sony Dwi Kuncoro berhasil mengatasi perlawanan Bao Chunlai dalam tiga set. Dengan perjuangan yang sangat berat setelah kalah di set pertama.
Akhirnya Selesai Juga
Yup, teman-teman. Akhirnya saya bisa juga menyelesaikan membaca bahan bacaan yang saya posting dulu itu. Ternyata memang bisa saya selesaikan kurang dari sebulan. Walau kurangnya cuma sedikit sih.
Sudah jamak juga kalo saya dapat menilai sesuatu yang telah saya baca. Maka inilah sedikit penilaian saya . Tentu saja ini penilaian subjektif dari saya, dan tidak memakai kaidah-kaidah tertentu. Hanya berdasarkan rasa yang saya peroleh dari membaca buku-buku tersebut.
Kemanusiaan
Kita manusia, dan tak ada yang lebih menarik bagi kita selain kemanusiaan
M.H. Abrams
Kritikus
Porno adalah bawah sadar kebudayaan, libido kemanusiaan
Masami Akita
Musisi Jepang
Joan Didion dalam Jalan Panjang Memupus Kedukaan
“Yang menyebabkan kalimat pertama begitu sulit adalah karena kamu terpaku padanya. Semua yang lain akan mengalir dari kalimat itu. “
Joan Didion dalam Jalan Panjang Memupus Kedukaan
Dukung Danau Toba
Ceritanya sedang ada pemilihan keajaiban alam melalui internet. Walau saya masih mempertanyakan keadilan dan efektifitas pemilihan melalui internet bagi Indonesia. Karena toh penetrasi Internet masih teramat kecil.
Tapi kan tidak pada tempatnya juga kalo hanya berdiam diri dan tidak ikut serta padahal fasilitas ada. Jadi sekalian saja saya ajak teman-teman untuk ikut serta memberikan vote untuk mendukung Danau Toba. Silahkan klik link dibawah ini :
Rasa Kasihan
Jangan pernah merasa kasihan kepadaku, walau seburuk apapun kau rasa nasibku. Itu semua adalah hanya rasamu, bukan rasaku. Buruk kau bilang bisa berarti baik bagiku. Jadi buang saja rasa kasihanmu itu. Ada tong sampah di sana yang siap menampung. Sampah kasihan itu buang di sana. Lalu bakarlah sampai tidak tersisa. Aku masih baik-baik saja. Walau seburuk apapun yang terlihat olehmu.

