Cerita Dana

Karena hidup adalah tentang bercerita

Archive for Mei 23rd, 2008

Kebahagiaan

with 26 comments

 

Jenar tampak gelisah, melirik ke jam tangannya yang sudah menunjukkan jam 5 lebih 5 menit. Sementara dia masih berkubang dalam desakan lautan manusia di terminal bus way dukuh atas. “Ah… dia pasti akan menunggu lama “, resahnya. Terhembus sedikit nafas lega, ketika akhirnya sebuah bis datang juga. Dengan mengikuti arus akhirnya telah berada di bis, menuju tempat dia menunggu. Dia seorang mahluk cantik yang mempesona dalam kegamangannya menghadapi hidup.  Sosok manusiawi dalam rentang kehidupan Jenar. Sosok yang nyaris merenggut semua cinta. Cinta yang tumbuh dalam dialog-dialog selama ini, di salah satu sudut Starbuck Sarinah. 

“Halte Sarinah! Sarinah! ” Jeritan kondektur menyadarkan Jenar dari lamunannya. Setengah tersentak, dia mengikuti arus ke luar dari bus. Dan dengan langkah setengah berlari oleh rasa rindu akhirnya sampai di tempat di mana terjadi dialog-dialog yang membangkitkan rasa. 

kira-kira bagaimana dialognya ya?

Written by dana

Mei 23, 2008 at 9:59 am

Ditulis dalam Cerpen

Ditandai dengan , , , , , , ,